Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya melalui pengelolaan zakat yang produktif.
Para pemangku kepentingan berharap sinergi antara LAZ BSI Maslahat, Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, Puskesmas Halaban, Pemerintah Nagari Ampalu, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, Kampung Zakat Nagari Ampalu diharapkan menjadi model keberhasilan dalam mengintegrasikan program kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan kesejahteraan sosial demi menciptakan masyarakat yang sehat, sejahtera dan berkualitas. (*)












