PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.id– Penerbangan IU 905 rute Padang (PDG) menuju Jakarta (CGK) mengalami keterlambatan cukup panjang akibat kendala operasional kru, Minggu (29/3).
Penerbangan yang semula dijadwalkan berangkat pukul 19.40 WIB harus mengalami penundaan hingga akhirnya diberangkatkan keesokan harinya pada pukul 07.42 WIB dari Bandara Internasional Minangkabau.
Pihak maskapai menjelaskan, keterlambatan terjadi karena adanya kendala pada kru operasional (Operational Crew RHM) yang memerlukan penanganan lebih lanjut guna memastikan aspek keselamatan dan kelayakan penerbangan tetap terpenuhi.
“Seluruh keputusan penundaan diambil dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan sebagai prioritas utama, sesuai dengan ketentuan dan standar operasional yang berlaku,” ujar Feni Lindriany selaku Branch Communication & CSR Department Head kepada media, Senin (30/3)
Awalnya, jadwal keberangkatan sempat disesuaikan menjadi pukul 21.00 WIB. Namun setelah evaluasi operasional secara menyeluruh, penerbangan kembali ditunda dan dijadwalkan ulang pada pukul 07.00 WIB keesokan harinya.
Selama masa penundaan, maskapai bersama pihak terkait terus memberikan informasi kepada penumpang melalui layanan di bandara, baik melalui counter check-in maupun pengumuman di ruang tunggu keberangkatan.
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap penumpang, maskapai juga memberikan kompensasi sesuai regulasi yang berlaku. Kompensasi tersebut meliputi snack box, uang tunai sebesar Rp300.000, serta uang inap sebesar Rp300.000 per penumpang.
Sebanyak 178 penumpang yang terdiri dari 173 orang dewasa, 4 anak-anak, dan 1 bayi, akhirnya berhasil diberangkatkan menuju Jakarta menggunakan penerbangan IU 905.
Pihak maskapai menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang. (h/ita)












