WEBTORIAL

SPMB Dibuka 22 Juni, Disdikbud Padang Tegaskan Tak Ada Sekolah Favorit

×

SPMB Dibuka 22 Juni, Disdikbud Padang Tegaskan Tak Ada Sekolah Favorit

Sebarkan artikel ini
Disdikbud Padang melakukan kurasi data siswa untuk SPMB di Kantor Disdikbud Padang, Selasa (2/6). IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dalam pelaksanaan tahun ini, Disdikbud kembali menegaskan tidak ada lagi istilah sekolah favorit karena kualitas pendidikan di sekolah negeri dinilai semakin merata.

Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova mengatakan, pendaftaran SPMB akan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Ia mengimbau masyarakat untuk mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar proses penerimaan berjalan lancar.

“SPMB Kota Padang tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai pada 22 Juni. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlambat mengikuti tahapan yang telah ditetapkan,” ujarnya, Selasa (2/6).

Yopi menjelaskan, untuk jenjang SD tersedia tiga jalur penerimaan, yakni domisili, afirmasi, dan mutasi. Sementara untuk SMP terdapat empat jalur penerimaan yang terdiri dari domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Setiap calon murid hanya diperbolehkan memilih satu jalur pendaftaran sesuai dengan kondisi masing-masing.

Pendaftaran jenjang SD dilakukan secara langsung di salah satu SD Negeri di Kota Padang dengan mengisi formulir yang dapat diunduh melalui laman resmi SPMB Kota Padang. Pada jalur domisili, calon murid dapat memilih maksimal dua sekolah, sedangkan jalur afirmasi dan mutasi tidak dibatasi wilayah sekolah tujuan. Seleksi penerimaan SD didasarkan pada persyaratan usia sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Dibantu Semen Padang, Sanggar Budaya Indarung Kini Tak Lagi Sewa Properti

Adapun pendaftaran jenjang SMP dilaksanakan secara daring melalui laman psb.diknaspadang.id. Calon murid wajib mengunggah dokumen persyaratan sesuai jalur yang dipilih. Khusus jalur prestasi, Disdikbud melakukan verifikasi ketat terhadap seluruh sertifikat yang digunakan sebagai syarat pendaftaran.

“Prestasi yang digunakan harus benar-benar valid. Baik prestasi akademik maupun nonakademik akan kami kurasi dan verifikasi keabsahannya agar tidak ada sertifikat yang tidak sesuai atau dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Yopi.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu lagi berorientasi pada sekolah-sekolah tertentu. Menurutnya, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) menunjukkan capaian siswa di berbagai sekolah negeri Kota Padang relatif merata sehingga seluruh sekolah memiliki kualitas yang baik.

“Sebenarnya tidak ada lagi sekolah favorit. Hasil TKA menunjukkan kemampuan siswa di berbagai sekolah cukup beragam dan merata. Yang terpenting adalah memilih jalur sesuai kondisi masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga  Persiapan Mudik Bersama Lebaran Tahun 2023, Jasa Raharja Lakukan Survei Jalur PanturaJawa Tengah

Jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang tinggal di sekitar sekolah tujuan. Sementara jalur afirmasi ditujukan bagi keluarga kurang mampu, jalur prestasi bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik, serta jalur mutasi bagi anak guru dan orang tua yang berpindah tugas.

Pemko Padang optimistis pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lancar. Keyakinan tersebut didasarkan pada pengalaman tahun sebelumnya yang berlangsung tanpa kendala berarti dan tidak menerima laporan permasalahan dari Ombudsman.

Alhamdulillah pelaksanaan tahun lalu berjalan aman. Masyarakat sudah semakin memahami mekanisme penerimaan murid baru. Mudah-mudahan pada tahun ajaran 2026/2027 ini seluruh proses juga berjalan lancar dan dipahami oleh masyarakat,” tuturnya.

Hasil seleksi SPMB akan diumumkan pada 25 Juni 2026 untuk jenjang SD dan 26 Juni 2026 untuk jenjang SMP. Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, serta mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi SPMB Kota Padang, website Disdikbud Kota Padang, dan layanan helpdesk yang telah disediakan. (h/adv)