PADANG,harianhalyan.id – Sembilan murid MAN 2 Kota Padang berhasil menorehkan prestasi dalam Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Tahun 2026 yang digelar pada 13–16 Agustus 2026 di GOR FKKSP (PT Semen Padang).
Kejuaraan yang mengusung tagline “Padang Balomba, Padang Juara, Menyatukan Tradisi, Sportifitas dan Prestasi” tersebut diikuti sebanyak 511 pelajar se-Kota Padang. Ajang ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat, menjunjung sportivitas, sekaligus melestarikan pencak silat sebagai salah satu warisan budaya bangsa.
Sembilan atlet pencak silat itu berhasil meraih medali pada berbagai kelas pertandingan. Prestasi tersebut terdiri atas 1 medali emas, 1 medali perak dan 7 medali perunggu.
Peraih prestasi tersebut adalah , Muhammad Luthfi, medali perunggu kelas E Remaja Putra, Fahrul Maulana, medali perunggu kelas D Remaja Putra, M. Faiz Hisyam, medali perunggu kelas F Remaja Putra, Fabian Fahman Firaz, medali emas kelas I Remaja Putra,
Putri Khairani Fadhillah, medali perunggu, kelas C Remaja Putri, Raysya Putri Kemuning, medali perunggu kelas B Remaja Putri, Aisha Falisha Putri, medali perunggu, kelas F Remaja Putri,
Arkan Artha, medali perunggu, kelas C Remaja Putra dan ikri Aditya Pratama, medali perak, kelas J Remaja Putra.
Pembina Silat MAN 2 Kota Padang, Yusra, Selasa (18/8/26) mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari persiapan yang dilakukan secara terarah, baik dari sisi fisik, teknik maupun mental.
“Persiapan sebelum pertandingan, kami fokus pada persiapan fisik, teknik, mental, serta menjaga kondisi dan pola istirahat atlet. Kami juga memberikan motivasi agar atlet tampil percaya diri dan tidak terbebani target,” ujar Yusra.
Menurutnya, meskipun kejuaraan semakin dekat, latihan tetap dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kewajiban murid dalam belajar. Hal tersebut dilakukan agar prestasi olahraga dapat berjalan seimbang dengan prestasi akademik.
Saat pertandingan berlangsung, para atlet terus diingatkan untuk tetap tenang, fokus, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjalankan strategi yang telah dilatih. Para atlet juga dimotivasi untuk memberikan kemampuan terbaik dan tidak mudah menyerah.
“Yang terpenting adalah memberikan kemampuan terbaik dan tidak mudah menyerah, namun tetap berserah diri kepada Allah. Alhamdulillah, atlet tampil maksimal sehingga bisa mendapatkan juara,” lanjut Yusra.
Ia menambahkan, setiap hasil pertandingan tetap menjadi bahan apresiasi sekaligus evaluasi. Atlet yang berhasil meraih prestasi diharapkan tidak cepat berpuas diri, sementara mereka yang belum berhasil diarahkan untuk memperbaiki kekurangan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Para peserta pencak silat MAN 2 Kota Padang tersebut sebagian besar merupakan murid yang diterima melalui tes prestasi pada Penerimaan Murid Baru (PMB) MAN 2 Kota Padang.
Kepala MAN 2 Kota Padang, Ahmad Asdi, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para murid tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian anak-anak kita pada Wali Kota Cup II Tahun 2026. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa MAN 2 Kota Padang tidak hanya unggul di bidang akademis dan keagamaan, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas serta keandalannya di bidang olahraga dan seni bela diri tradisi,” kata Ahmad Asdi.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid MAN 2 Kota Padang untuk terus mengembangkan potensi masing-masing, baik di bidang akademik maupun nonakademik. (humas).






