OLAHRAGA

Semen Padang FC vs Madura United, Laga Hidup Mati di Tepi Jurang Degradasi

×

Semen Padang FC vs Madura United, Laga Hidup Mati di Tepi Jurang Degradasi

Sebarkan artikel ini
Pelatih Kepala Semen Padang FC, Imran Nahumarury memberikan keterangan pers menjelang laga kontra Madura United, Selasa (28/4). IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Semen Padang FC akan menjalani laga hidup mati menghadapi Madura United pada lanjutan BRI Super League pekan ke-30 di Stadion H. Agus Salim Padang, Rabu (29/4). Kemenangan menjadi harga yang tidak bisa ditawar jika Kabau Sirah—julukan Semen Padang, tetap ingin bertahan di Liga 1 musim depan.

Semen Padang kini berada di peringkat ke-17 klasemen dengan koleksi 20 poin. Kabau Sirah selalu kalah pada empat laga terakhir BRI Super League. Jika kembali gagal meraih poin, degradasi bakal makin dekat.

Celakanya bagi Semen Padang, kinerja lini serang mereka sangat buruk. Pada empat laga terkini, mereka hanya mampu mencetak satu gol. Jika tidak ada perbaikan, bakal sulit untuk menang lawan Madura United.

Sementara, Madura United kini berada di peringkat ke-16 klasemen dengan 26 poin. Mereka berjarak satu poin saja dari Persis Solo yang berada di zona aman. Jika menang atas Semen Padang, Madura United akan mengambil posisi Persis.

Musim lalu, Madura United kalah 1-2 dari Semen Padang pada duel di Stadion H. Agus Salim. Namun, ada satu catatan positif yang dibawa Laskar Sappe Kerrab pada lawatan ini. Pada putaran pertama lalu, mereka menang 5-1 atas Semen Padang.

Baca Juga  Firdaus Abie: Ancaman Baru Pascabencana Sumbar, Sungai Dangkal dan Retaknya Kepercayaan Sosial

Menjelang laga menghadapi Madura United, Semen Padang berada dalam kondisi yang tidak diuntungkan. Kabau Sirah baru saja mengalami empat kali kekalahan beruntun. Di sisi lain, sejumlah pemain Semen Padang juga dipastikan absen saat menjamu Madura United.

Alhasan Wakasso, Irsyad Maulana, Samuel Simanjuntak, Wahyu Agong, Ade Kristiano, dan Kazaki Nakagawa dipastikan tidak memperkuat skuad Kabau Sirah karena cedera dan masih dalam proses pemulihan. Sementara sang kapten, Angelo Meneses juga harus menjalani hukuman larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning. Total ada tujuh pemain Semen Padang yang dipastikan menepi saat melawan Madura United.

“Mereka semua masih tahap pemulihan sama seperti minggu lalu. Irsyad sudah bergabung dalam latihan, tapi belum bisa bermain. Samuel juga sudah bergabung, tapi masih terpisah. Wakasso juga, Ade juga. Wahyu sudah mulai juga. Sedangkan Kazaki ada masalah pada engkelnya dipastikan absen untuk laga besok,” ujar Pelatih Kepala Semen Padang FC, Imran Nahumarury saat konferensi pers menjelang laga, Selasa (28/4).

Baca Juga  Bank Nagari Syariah Cabang Padang Gencarkan Pembiayaan Perumahan dan Gadai Emas

Dengan kondisi ini, Imran mau tak mau harus memutar otak. Saat ini yang menjadi sorotan tertuju pada absennya Alhassan Wakaso. Kehilangan Wakasso membuat keseimbangan antara lini tengah dan lini depan Semen Padang FC mudah goyah. Terbukti sejak Wakaso absen, Kabau Sirah mencatat empat kali kekalahan beruntun.

Meski mengalami krisis pemain, Imran menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi alasan Semen Padang FC untuk tidak meraih poin penuh di kandang sendiri.

“Kami akan pasang pemain yang ready untuk besok (hari ini, red), mudah-mudahan pemain lain yang menggantikan posisi yang absen bisa perform. Intinya, siapapun yang main harus tahu laga kontra Madura wajib tiga poin,” ujarnya.

Sementara itu, pemain Semen Padang FC, Ripal Wahyudi bertekad untuk mengamankan tiga poin penting di laga yang tersisa musim ini demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. “Kami sebagai pemain akan berjuang habis-habisan untuk mendapatkan poin maksimal,” ujarnya. (h/dna)