PESISIR SELATAN, harianhaluan. id -Lokakarya MTsN 3 Pesisir Selatan (Pessel) hari kedua Selasa, 23 Juni 2026di Sago Murni Hotel menghadirkan narasumber Supriyanto, Widyaprada Ahli Madya Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumbar yang memberikan penguatan kepada seluruh pendidik mengenai implementasi kurikulum berbasis cinta (KBC) dan pembelajaran mendalam (deep learning).
Dalam pemaparannya, Supriyanto menekankan pentingnya transformasi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, pembelajaran mendalam harus mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan nyata peserta didik.
Pada kesempatan tersebut, narasumber juga memberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan. Berbagai aplikasi dan platform AI diperkenalkan sebagai sarana pendukung dalam merancang pembelajaran yang inovatif, menyusun perangkat ajar, membuat instrumen asesmen, menghasilkan media pembelajaran digital, serta membantu guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran.
Materi ini mendapat perhatian besar dari peserta karena sejalan dengan tuntutan transformasi digital dan penguatan kompetensi guru di era teknologi saat ini. Melalui pengenalan berbagai jenis AI, diharapkan guru MTsN 3 Pesisir Selatan mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di madrasah.
Kepala MTsN 3 Pesisir Selatan Sumarlin menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber dari BBPMP Sumbar yang telah memberikan wawasan dan inspirasi bagi seluruh pendidik. Ia berharap hasil lokakarya dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran di kelas.
“Lokakarya ini menjadi momentum bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kompetensi. Dengan semangat belajar dan berinovasi, kita optimis dapat mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas,” ujarnya. (humas).






