UTAMA

Kisah Sukses Agen BRILink Nurhamidah, Sebulan Tembus 3 Ribu Transaksi

×

Kisah Sukses Agen BRILink Nurhamidah, Sebulan Tembus 3 Ribu Transaksi

Sebarkan artikel ini
Nurhamidah, pemilik Toko Aksesoris di dekat kawasan Pasar Pagi Parak Laweh Kecamatan Lubuk Begalung Padang.AFRIANITA

PADANG, HARIANHALUAN.ID— Kaum perempuan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan telah berkontribusi besar dalam ekosistem Agen BRILink selaku layanan Laku Pandai PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Banyak dari kaum hawa yang sukses menjadi agen BRILink sehingga mampu menambah penghasilan keluarga dan ikut membantu memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Salah satu diantara perempuan yang sukses menjadi agen BRILink tersebut adalah Nurhamidah, pemilik Toko Aksesoris di dekat kawasan Pasar Pagi Parak Laweh Kecamatan Lubuk Begalung Padang.

Perempuan kelahiran 10 Juli 1984 tersebut, telah ikut bergabung sebagai agen Laku Pandai BRI sejak tahun 2017 silam, berjarak lima tahun setelah toko aksesorisnya dibuka.

Tidak tanggung-tanggung jumlah transaksinya bisa mencapai hingga 3 ribu per bulan dengan perputaran uang bisa mencapai hingga Rp2 miliar dalam masa tersebut.

Awal menjadi agen, ia hanya bisa mencatatkan 400 transaksi per bulan, tetapi dua tahun setelanya ia mampu melampaui 1.500 transaksi sehingga diganjar penghargaan Agen Jawara oleh BRI.

“Alhamdulillah, sejak tahun 2024 hingga sekarang transaksi sebagai Agen BRILink bahkan sudah mencapai 3 ribuan per bulan,” ujar ibu tiga anak tersebut ketika diwawancarai oleh Haluan di kedainya, Senin (29/6).

Ia mengatakan meningkat pesatnya jumlah transaksi sebagai Agen BRILink karena ia senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggannya.

“Selain itu sebagai Agen BRILink resmi setiap transaksi pelanggan itu lebih bisa dipertanggungjawabkan sehingga lebih dipercaya masyarakat untuk tempat transaksi,” katanya lagi.

Nurhamidah mengatakan kebanyakan transaksi oleh para pelanggannya adalah untuk kebutuhan transfer, penarikan tunai, pembayaran BRIVA bahkan pembayaran segala macam angsuran.

“Ada juga untuk pembayaran angsuran motor, bayar Home Credit, dan lainnya. Kalau untuk penarikan tunai, ada yang sampai menarik hingga Rp50 juta bahkan Rp80 juta,” tambahnya lagi.

Baca Juga  Dukungan Terus Mengalir, Warga SAS Sulit Air Dukung Nofi-Leo Pimpin Kota Solok 

Midah panggilannya mengatakan setidaknya untuk melayani kebutuhan transaksi tarik tunai pelanggan di tokonya ia menyiapkan sebanyak Rp100 juta setiap harinya.

Dengan menjadi Agen BRILink, Nurhamidah yang merupakan orang tua tunggal itu bisa menghidupi dan membiayai sekolah anak-anaknya baik dari komisi bank serta biaya layanan kepada pelanggannya.

Untuk tarik tunai hingga Rp1 juta ia membebankan biaya layanan kepada pelanggannya sebesar Rp10 ribu, sedangkan untuk transaksi di atas jumlah tersebut kelipatannya.

Nurhamidah sangat bersyukur bisa menjadi Agen BRILink karena selain bisa membantu masyarakat setempat, sebagai agen ia juga mendapatkan keuntungan yang sangat lumayan sambil tetap bisa menjalankan usaha sendiri.

“Alhamdulillah selain dari keuntungan berdagang aksesoris, juga ada tambahan pendapatan setiap bulannya berkisar 5 jutaan sebagai Agen BRILink dan itu sangat membantu sekali,” tuturnya lagi.

Tidak hanya keuntungan materi, dikatakannya BRI juga senantiasa aktif dalam memberikan edukasi dan pembekalan kepada para agen sehingga bisa menambah ilmu dan pengalamannya dalam berbisnis.

BRI Tingkatkan Kapasitas Agen Perempuan

Regional CEO BRI Region 3 Padang, Riza Pahlevi mengatakan Agen BRILink telah menjadi salah satu strategi BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang mudah diakses, cepat, dan dekat dengan masyarakat.

“Oleh karena itu, peningkatan kompetensi para agen, khususnya perempuan, menjadi langkah penting untuk memastikan kualitas layanan yang semakin optimal serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

BRI Region 3 Padang melalui Program Pemberdayaan Agen BRILink Perempuan dikatakannya telah memberikan pembekalan terkait pengembangan usaha, peningkatan kualitas layanan, dan pemanfaatan teknologi digital.

Dikatakan Riza, BRI senantiasa menunjukkan komitmen untuk memberdayakan perempuan melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi.

“Agen BRILink perempuan tidak hanya berperan sebagai perpanjangan layanan perbankan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Pinjaman Daring di Sumbar Terus Meningkat Sejak 2019, OJK : Pindar Punya Ceruk Pasar yang Tidak Dimiliki Bank Konvensional

BRI berharap keberadaan Agen BRILink perempuan semakin bertumbuh, meningkatkan produktivitas usahanya dan ikut berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Sumbar dan wilayah kerja BRI Region 3 Padang.

OJK Sumbar: Lebih 47 Ribu Agen Laku Pandai

Sementara Itu Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatra Barat, Roni Nazra mengatakan Jumlah Agen Laku Pandai hingga Triwulan I tahun 2026 adalah 47.182 agen.

Puluhan ribu Agen Laku Pandai itu digerakkan oleh 8 bank umum penyelenggara Laku Pandai dengan jumlah terbanyak di Kota Padang yakni sebanyak 9.777 agen.

Keberadaan agen juga ikut mendorong jumlah akun BSA, tabungan khusus untuk Laku Pandai menjadi 201.193 rekening, bertambah sebanyak 25.737 rekening dari sebelumnya pada TW IV-2025 yang hanya 175.456.

“Program Agen Laku Pandai memberikan kontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan inklusi keuangan dan memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat di Sumbar,” kata Roni, Senin (29/6).

OJK Sumbar dikatakannya terus mendorong peningkatan jumlah dan kualitas Agen Laku Pandai sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat.

Upaya yang telah dilakukan antara lain melalui koordinasi dan sinergi dengan perbankan untuk memperluas jangkauan agen, khususnya di wilayah yang belum memiliki akses layanan keuangan memadai.

OJK Sumbar ditambahkannya juga aktif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, pelaku UMKM, dan calon agen mengenai manfaat serta mekanisme layanan Agen Laku Pandai.

“OJK Sumbar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, industri perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas jaringan agen, meningkatkan kapasitas agen, serta memastikan layanan yang diberikan aman, mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (h/ita)