PENDIDIKAN

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Lima Puluh Kota Keluarkan Imbauan ke Sekolah

×

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Lima Puluh Kota Keluarkan Imbauan ke Sekolah

Sebarkan artikel ini

LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID – Memburuknya kualitas udara di Kabupaten Lima Puluh Kota mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kondisi kualitas udara yang berada pada rentang kategori sangat tidak sehat hingga tidak sehat membuat satuan pendidikan diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah perlindungan terhadap peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lima Puluh Kota, Antoni, melalui surat imbauan tertanggal 7 September 2026, meminta seluruh kepala satuan pendidikan TK, SD dan SMP negeri maupun swasta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara dan melindungi peserta didik dari dampak paparan polusi.

Antoni mengimbau sekolah untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan peserta didik di luar ruangan, termasuk olahraga, senam, upacara, apel, pramuka, permainan outdoor maupun kegiatan fisik lainnya hingga kondisi kualitas udara membaik.

Baca Juga  Musim Kemarau, Sumbar Waspada Karhutla

Sementara itu, proses pembelajaran tetap dilaksanakan di dalam kelas dengan tetap memperhatikan kesehatan dan kenyamanan peserta didik. Sekolah juga diminta mengurangi paparan udara luar dengan mengatur pintu dan jendela, tanpa mengabaikan kebutuhan ventilasi, serta kenyamanan ruang belajar.

“Gunakan masker sebagai perlindungan tambahan,” demikian salah satu poin dalam imbauan tersebut.

Peserta didik, guru dan tenaga kependidikan diwajibkan menggunakan masker apabila harus berada di luar ruangan saat kualitas udara berada pada kategori tidak sehat atau sangat tidak sehat. Masker dengan kemampuan filtrasi partikulat yang baik lebih diutamakan.

Antoni juga meminta kepala satuan pendidikan melakukan pemantauan kondisi udara secara berkala melalui sumber informasi resmi. Selain itu, kondisi kesehatan siswa harus menjadi perhatian.

Baca Juga  ISPU Mati, Hotspot Tembus 200 Titik, DLH Sumbar Minta Warga Waspada Kabut Asap

Apabila terdapat siswa yang mengalami batuk, sesak napas, mata perih, pusing atau keluhan kesehatan lainnya, aktivitas siswa diminta segera dihentikan dan dipindahkan ke tempat dengan udara yang lebih baik.

Sekolah juga diminta menginformasikan kondisi tersebut kepada orang tua atau wali murid. Orang tua diimbau membatasi aktivitas anak di luar rumah selama kualitas udara masih tidak sehat dan memastikan anak menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar.

Lebih lanjut, Antoni menegaskan bahwa kepala satuan pendidikan tidak diperkenankan mengambil keputusan meliburkan sekolah secara sepihak.