PADANG, HARIANHALUAN.ID — Kabar duka datang Senin (24/8/206) pagi, saat salah seorang putra terbaik Sumbar berpulang. Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Rajuddin Nuh, S.H. Mantan Bupati Pasaman periode 1985–1990 dan Anggota DPR RI periode 1997–1999.
Rajuddin Nuh mengembuskan napas terakhir dalam usia 87 tahun di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Beliau berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 24 Agustus 2026, pukul 06.17 WIB.
Seketika kabar itu beredar di berbagai group WhatsApp. Banyak pula status WhatsApp atau media sosial warga Sumbar yang memosting kabar duka ini.
Semasa hidup, almarhum dikenal sebagai sosok yang mengabdikan dirinya dalam pemerintahan sebagai Pamong Praja. Pengabdiannya di pemerintahan kemudian membawanya dipercaya memimpin Kabupaten Pasaman sebagai bupati pada periode 1985–1990.
Tidak hanya di pemerintahan daerah, kiprah almarhum berlanjut di tingkat nasional.
Rajuddin Nuh juga pernah mengemban amanah sebagai Anggota DPR RI pada periode 1997–1999.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, sahabat, serta orang-orang yang pernah mengenal dan bekerja bersama beliau.
Pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, sanak saudara, sahabat, dan kerabat apabila selama hidupnya almarhum pernah melakukan kesalahan maupun kekhilafan.
Keluarga juga memohon keikhlasan seluruh pihak untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, serta diberikan tempat terbaik di surga-Nya,” demikian doa keluarga.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Jayapura I No. U5, Asratek, Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang dan akan dimakamkan siang ini di TPU Tunggul Hitam.
Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un. Semoga almarhum Rajuddin Nuh, S.H. mendapat ampunan dan rahmat Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. (*)











