MENTAWAI

KONI Mentawai Dikukuhkan, Tancap Gas Menuju Porprov XVI Sumbar 2026

×

KONI Mentawai Dikukuhkan, Tancap Gas Menuju Porprov XVI Sumbar 2026

Sebarkan artikel ini

MENTAWAI, HARIANHALUAN.ID- Kepulauan Mentawai resmi memasuki babak baru dalam pembangunan olahraga daerah. Sebanyak 45 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Mentawai dikukuhkan dalam prosesi resmi yang berlangsung khidmat di Aula Bapperida Mentawai, Rabu (30/04/2026). Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya konsolidasi besar menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Porprov) XVI tahun 2026.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus, Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana, Wakil Bupati Jakop Saguruk, serta Ketua DPRD Ibrani. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas dukungan penuh terhadap kesiapan Mentawai sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

Momentum pengukuhan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi titik strategis untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus mematangkan persiapan teknis dan non-teknis menghadapi Porprov XVI. Dalam sambutannya, Hamdanus menegaskan bahwa penunjukan Mentawai sebagai tuan rumah merupakan kehormatan besar sekaligus tantangan yang harus dijawab dengan kerja nyata.

“Selama 15 kali pelaksanaan Porprov di Sumatera Barat, baru kali ini Kepulauan Mentawai dipercaya menjadi tuan rumah. Ini sejarah sekaligus peluang emas untuk menunjukkan kapasitas daerah,” ujarnya.

Baca Juga  Belum Seluruh Desa Dialiri Listrik, Elektrifikasi Mentawai Masih Dikebut

Ia juga menyoroti bahwa Porprov XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Oktober 2026 akan menjadi tonggak penting dalam perkembangan olahraga di Sumatera Barat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah untuk pertama kalinya cabang olahraga selancar ombak akan dipertandingkan secara resmi—sebuah langkah yang dinilai sangat relevan mengingat Mentawai dikenal sebagai salah satu destinasi selancar terbaik dunia.

Selain itu, Hamdanus mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam merespons penunjukan sebagai tuan rumah. Ia menyebut Bupati Rinto Wardana sebagai kepala daerah pertama yang secara resmi menandatangani komitmen kesiapan penyelenggaraan Porprov XVI, yang kemudian diikuti oleh sejumlah kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat. Dukungan anggaran dari pemerintah provinsi juga disebut menjadi faktor penting dalam memperkuat kesiapan tersebut.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan utama bukan hanya pada aspek teknis penyelenggaraan, melainkan juga pada kekompakan internal organisasi. “Soliditas pengurus adalah kunci. Tanpa itu, semua rencana besar akan sulit terealisasi,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Rinto Wardana menekankan bahwa pelantikan ini harus dimaknai sebagai amanah besar untuk mendorong kemajuan olahraga daerah. Ia mengingatkan seluruh pengurus KONI agar bekerja dengan orientasi prestasi, bukan semata-mata pada aspek anggaran.

Baca Juga  Sempat Berhenti, Damri Kembali Beroperasi di Mentawai

“Kita siap menjadi tuan rumah untuk enam cabang olahraga. Ini bukan sekadar soal penyelenggaraan, tetapi bagaimana kita mampu mencetak prestasi. Jangan uang yang mengukur kita, tetapi prestasi yang menjadi tolok ukur,” tegasnya.

Dengan kepengurusan yang telah resmi dikukuhkan, KONI Mentawai kini memikul tanggung jawab besar: memastikan suksesnya penyelenggaraan Porprov XVI sekaligus mengangkat prestasi atlet daerah ke level yang lebih tinggi. Sinergi antara pemerintah daerah, pengurus KONI, dan seluruh pemangku kepentingan akan menjadi penentu apakah Mentawai mampu mencatat sejarah sebagai tuan rumah yang sukses—baik dari sisi pelaksanaan maupun capaian prestasi.

Porprov XVI Sumatera Barat 2026 pun kini bukan sekadar agenda olahraga, melainkan momentum strategis untuk memperkuat identitas Mentawai sebagai daerah yang tidak hanya unggul dalam potensi alam, tetapi juga berdaya saing di panggung olahraga regional. (*)