KAMPUS

Mahasiswa KKN Reguler II dan Dosen Universitas Andalas Latih Petani Campago Produksi Pupuk Organik dan Pakan Ternak Lokal untuk Dukung Ketahanan Pangan

×

Mahasiswa KKN Reguler II dan Dosen Universitas Andalas Latih Petani Campago Produksi Pupuk Organik dan Pakan Ternak Lokal untuk Dukung Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Dalam pemaparannya, Silvia memperkenalkan alternatif pembuatan pupuk organik cair berbahan limbah kulit buah dan air cucian beras yang difermentasi menggunakan mikroorganisme Effective Microorganisms 4 (EM4).

Inovasi tersebut diharapkan menjadi solusi bagi petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sekaligus memanfaatkan limbah rumah tangga.

Selain itu, mahasiswa KKN juga mengenalkan pembuatan pestisida nabati dengan memanfaatkan daun sirsak dan daun pepaya yang mudah ditemukan di sekitar rumah warga. Pestisida alami tersebut diharapkan mampu membantu petani mengendalikan serangan hama wereng secara lebih ramah lingkungan.

Tak hanya berfokus pada sektor pertanian, penyuluhan juga membahas solusi di bidang peternakan. Robi Amizar menjelaskan pentingnya pemanfaatan bahan baku lokal sebagai alternatif pakan unggas untuk menekan biaya produksi.

Baca Juga  2.494 Mahasiswa UNAND KKN Periode Pertama

Dalam praktek tersebut, peternak diperkenalkan formulasi pakan berbahan dasar jagung halus sebagai sumber energi dan bungkil kelapa sebagai sumber protein. Melalui metode tersebut, peternak diharapkan mampu memproduksi pakan secara mandiri, sehingga biaya operasional dapat ditekan tanpa mengurangi kualitas pakan.

Menurut tim KKN Universitas Andalas, Sofie Rahmasari Refera, penguatan sektor pertanian dan peternakan menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan ketersediaan sumber protein hewani bagi masyarakat.

Upaya tersebut dinilai memiliki kaitan erat dengan strategi pencegahan stunting melalui peningkatan produksi pangan bergizi yang terjangkau.

Baca Juga  Kelola Gaya Hidup, Kiat Bebas Pinjol Ilegal

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap masyarakat mampu mengadopsi teknologi sederhana yang diperkenalkan, mulai dari pembuatan pupuk organik cair, pestisida nabati, hingga pakan ternak mandiri.

Selain meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan, program tersebut diharapkan memperkuat semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan di sektor pangan, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan penurunan risiko stunting secara berkelanjutan. (*)