KABA RANAHOLAHRAGAUTAMA

Pasaman Bidik Dampak Ekonomi dan Pariwisata dari Kejurda FORKI Sumbar

×

Pasaman Bidik Dampak Ekonomi dan Pariwisata dari Kejurda FORKI Sumbar

Sebarkan artikel ini

PASAMAN, HARIANHALUAN.ID — Kabupaten Pasaman kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat Tahun 2026. Kejuaraan yang akan berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping itu diproyeksikan menjadi salah satu event karate terbesar di Sumatera Barat dengan target kehadiran lebih dari 1.000 kohai dari berbagai kabupaten dan kota.

Keseriusan pelaksanaan kejuaraan tersebut ditandai dengan audiensi dan koordinasi yang dilakukan Pengurus Provinsi FORKI Sumatera Barat bersama panitia pelaksana dengan Bupati Pasaman, Welly Suhery, di Rumah Dinas Bupati Pasaman, Selasa (16/6).

Audiensi dipimpin langsung Ketua Umum FORKI Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, didampingi jajaran pengurus FORKI Sumbar, FORKI Pasaman, panitia pelaksana Kejurda, serta Ketua KONI Kabupaten Pasaman.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai persiapan pelaksanaan kejuaraan, mulai dari kesiapan venue pertandingan, akomodasi peserta, transportasi, keamanan, hingga dukungan lintas sektor agar pelaksanaan Kejurda berjalan sukses dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ketua Umum FORKI Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, mengatakan Kejurda bukan hanya menjadi ajang kompetisi dan pembinaan atlet karate, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah penyelenggara.

Menurutnya, ribuan atlet, pelatih, ofisial, dan keluarga peserta yang datang dari berbagai daerah akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat selama pelaksanaan kejuaraan berlangsung.

“Kejurda ini bukan sekadar pertandingan olahraga. Kehadiran peserta dari berbagai daerah akan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM di Lubuk Sikaping dan sekitarnya,” ujar Khairuddin.

Baca Juga  Atasi Gangguan Kamtibmas, Nagari Koto Baru Dharmasraya Gelar Musyawarah

Ia menambahkan, FORKI Sumbar berharap pelaksanaan kejuaraan dapat menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet karate sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para tamu yang datang dari seluruh Sumatera Barat.

Sementara itu, Bupati Pasaman Welly Suhery menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Pasaman sebagai tuan rumah Kejurda FORKI Sumbar Tahun 2026.

Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat provinsi merupakan momentum penting yang harus dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk pembinaan olahraga maupun pengembangan ekonomi daerah.

“Kesempatan ini harus kita sambut dengan baik, karena kesempatan seperti ini belum tentu datang untuk kedua kalinya. Mari kita jadikan Kejurda FORKI Sumbar sebagai momentum untuk menunjukkan kesiapan dan kemampuan Kabupaten Pasaman sebagai tuan rumah yang baik,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, Bupati menyatakan akan segera menggelar rapat koordinasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan kejuaraan dapat dipenuhi dengan baik.

Rapat tersebut akan membahas berbagai aspek pendukung, seperti sarana dan prasarana, keamanan, kebersihan, layanan kesehatan, transportasi, hingga promosi kegiatan.

Ketua Pelaksana Kejurda FORKI Sumbar 2026, AKP Tirto Edhi P, SH, MM, mengatakan persiapan pelaksanaan kejuaraan terus dimatangkan bersama panitia dan Pengurus Cabang FORKI Pasaman.

“Kami ingin menghadirkan kejuaraan yang profesional, tertib, aman, dan menjunjung tinggi sportivitas. Harapannya seluruh atlet dapat bertanding dengan nyaman dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” ujarnya.

Ketua Harian FORKI Sumatera Barat, AKBP Alvira, SH, menilai Kejurda menjadi momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan karate yang telah dilakukan masing-masing pengurus cabang di daerah.

Baca Juga  Puluhan Pasien Tak Coblos, HMI Batusangkar Minta KPU Tanggapi Serius

“Kami berharap seluruh pengcab mengirimkan atlet terbaiknya. Kejurda ini menjadi ajang evaluasi hasil pembinaan sekaligus wadah melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat membawa nama Sumatera Barat di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum FORKI Sumatera Barat, Nanda Edya Putra, mengungkapkan antusiasme pengurus cabang dan perguruan karate terhadap pelaksanaan Kejurda tahun ini sangat tinggi.

Ia menyebut FORKI Sumbar menargetkan kehadiran lebih dari 1.000 kohai dari berbagai daerah yang akan bertanding pada berbagai kategori usia, mulai dari usia dini hingga senior.

“Kami memperkirakan lebih dari 1.000 kohai akan hadir dan meramaikan Kejurda FORKI Sumbar 2026 di Pasaman. Antusiasme dari pengcab-pengcab sangat luar biasa. Ini menunjukkan pembinaan karate di Sumatera Barat terus berkembang dan mendapat dukungan yang kuat dari seluruh daerah,” ujarnya.

Menurut Nanda, tingginya jumlah peserta menjadi indikator bahwa olahraga karate masih menjadi salah satu cabang olahraga yang diminati generasi muda. Selain mengejar prestasi, karate juga berperan dalam membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas.

Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pasaman, FORKI Sumatera Barat, FORKI Pasaman, KONI, serta seluruh pemangku kepentingan terkait, Kejurda FORKI Sumbar Tahun 2026 diharapkan berlangsung sukses, meriah, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga karate serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Pasaman. (*)