HALUAN MADRASAH

Sadar Halal Warga Sawahlunto, Kakankemenag Temu Ramah dengan UMKM

×

Sadar Halal Warga Sawahlunto, Kakankemenag Temu Ramah dengan UMKM

Sebarkan artikel ini

SAWAHLUNTO, harianhaluan. id – Semangat membangun ekosistem usaha yang berdaya saing dan berlandaskan nilai-nilai syariat terus digaungkan. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkufli, SAg, MM melakukan  Temu Ramah Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) se-Kota Sawahlunto dengan mengusung tema “Sadar Halal Warga Kota Sawahlunto” di Hotel Parai, Sawahlunto, Kamis (2/7/26).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam mempercepat sosialisasi program WHO 2026 sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan produk halal yang berkualitas, aman, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Para pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan berdiskusi mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai instrumen peningkatan mutu usaha. Kehalalan tidak hanya dipandang sebagai kewajiban syariat, tetapi juga sebagai nilai tambah yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas akses pasar.

Baca Juga  MTsN 5 Padang Lolos ke Semifinal Turnamen Milad MTsN 1 Padang

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Zulkufli, menegaskan bahwa gerakan sadar halal merupakan ikhtiar bersama untuk membangun peradaban ekonomi yang bermartabat.

“Halal bukan sekadar label yang melekat pada sebuah produk, tetapi merupakan jaminan kualitas, kepercayaan, dan tanggung jawab moral kepada masyarakat. Melalui gerakan sadar halal ini, kita ingin seluruh pelaku UMKM di Kota Sawahlunto mampu naik kelas, memiliki daya saing yang kuat, serta menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi halal Indonesia,”  tegasnya.

Baca Juga  Hangatnya Kebersamaan, Guru dan Siswa MTsN 1 Pasaman Bersalaman Menyambut Libur Idul Fitri 

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menyukseskan percepatan program tersebut.

Kami berharap setiap pelaku UMKM menjadikan sertifikasi halal sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban administratif. Ketika produk kita berkualitas dan halal, maka peluang menembus pasar yang lebih luas akan semakin terbuka,” ujarnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi yang mempererat kolaborasi antara Kementerian Agama dan pelaku UMKM. Dialog yang terbangun mencerminkan optimisme bahwa Kota Sawahlunto mampu menjadi salah satu daerah yang terdepan dalam membangun budaya sadar halal. (humas).