EkBis

Kripto Kian Diminati, OJK Sumbar Fokus Tingkatkan Literasi dan Pelindungan Konsumen

×

Kripto Kian Diminati, OJK Sumbar Fokus Tingkatkan Literasi dan Pelindungan Konsumen

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto menjadi perhatian serius Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kepala OJK Sumbar, Roni Nazra mengatakan di tengah pesatnya perkembangan investasi digital, OJK menegaskan fokus utamanya bukan mendorong masyarakat berinvestasi di kripto, melainkan memastikan setiap investor memahami manfaat sekaligus risiko yang menyertainya.

Secara nasional, perkembangan aset kripto menunjukkan tren yang terus meningkat. Hingga Mei 2026, tercatat sekitar 22,4 juta akun konsumen aset kripto di Indonesia dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp122 triliun sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Melihat perkembangan tersebut, OJK terus memperkuat literasi keuangan digital agar masyarakat tidak mudah tergiur keuntungan instan tanpa memahami risiko investasi yang dihadapi.

Baca Juga  OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Sungai Rumbai

“OJK bukan mengajak masyarakat berinvestasi di kripto, tetapi memastikan masyarakat memahami manfaat sekaligus risikonya,” ujar Roni, Rabu (8/7/2026).

Sebagai regulator sektor jasa keuangan, OJK aktif menggelar berbagai program edukasi kepada pelajar, mahasiswa, komunitas, pelaku UMKM hingga masyarakat umum. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai karakteristik aset keuangan digital, manajemen risiko investasi, kewaspadaan terhadap investasi ilegal, hingga berbagai modus penipuan (scam) yang kini marak terjadi di ruang digital.

Selain edukasi, OJK juga terus memperkuat perlindungan konsumen dan pengawasan terhadap industri aset keuangan digital agar ekosistemnya tumbuh secara sehat, aman dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Axis Hadirkan Fitur Convert Pulsa Jadi Kuota, Begini Caranya

Minat Generasi Muda Sumbar Terus Meningkat

Roni menambahkan di Sumatera Barat sendiri, OJK melihat antusiasme generasi muda terhadap layanan keuangan digital terus mengalami peningkatan. Fenomena ini dinilai sebagai perkembangan positif selama diiringi dengan pemahaman yang memadai mengenai risiko investasi.

Karena itu, OJK Sumatera Barat secara konsisten memasukkan materi keuangan digital dalam berbagai kegiatan literasi yang dilaksanakan di kampus, sekolah, komunitas, hingga forum masyarakat.

Pesan utama yang selalu disampaikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, adalah agar tidak mudah mengikuti tren investasi tanpa memahami produk yang dipilih.