HARIAN HALUAN. ID – Yumna Afifah Putri, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto yang dengan penuh dedikasi dan ketekunan mengolah kata menjadi makna. Dalam perjalanannya, ia tidak sendiri. Sosok pembimbing setia Desi Apriyanti Naspin turut hadir sebagai penuntun yang mengarahkan langkah dan mengasah gagasan. Yumna berhasil meraih Hadiah Harapan III dalam sebuah lomba menulis esai.
Penghargaan tersebut diserahkan Rabu, 29 April 2026, dalam acara seminar nasional di Saka Ombilin Heritage Hotel Kota Sawahlunto, Lomba ini mengangkat tema yang mendalam: “Tokoh dan Pejuang dalam Catatan Sejarah Global di Sawahlunto, Menggali Pemeran dan Pelaku Sejarah Sebelum dan Setelah Kemerdekaan di Sawahlunto 1858–2013.”
Tema tersebut menuntut peserta untuk tidak hanya menulis, tetapi juga menyelami lapisan sejarah, memahami peran tokoh-tokoh lokal dalam arus global, serta merefleksikan warisan perjuangan yang kerap tersembunyi di balik waktu.
Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro Jumat (1/5/26) menyampaikan mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Yumna Afifah Putri atas prestasi yang diraihnya.
Dafril menyampaikan prestasi tersebut merupakan bukti nyata dari kerja keras, ketekunan, serta semangat belajar yang tinggi. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MAN Kota Sawahlunto untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.
Acara ini sendiri merupakan bagian dari seminar yang mengangkat perjuangan tokoh pers nasional, Djamaloedin Adi Negoro, sosok yang dikenal sebagai pelopor pemikiran kritis dan kebebasan pers di Indonesia. Dalam suasana yang sarat inspirasi itu, penghargaan kepada Yumna terasa bukan sekadar seremoni, melainkan estafet semangat intelektual dari generasi terdahulu kepada generasi muda. (humas).





