HEADLINEPENDIDIKANUTAMA

SMAN 4 Payakumbuh Tegaskan SPMB 2026 Berjalan Transparan, Siapkan Kuota 371 Siswa Baru

×

SMAN 4 Payakumbuh Tegaskan SPMB 2026 Berjalan Transparan, Siapkan Kuota 371 Siswa Baru

Sebarkan artikel ini
Kepala SMAN 4 Payakumbuh, Jon Wilson

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.ID — SMAN 4 Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kepala SMAN 4 Payakumbuh, Jon Wilson, mengatakan sekolah tahun ini membuka kuota sebanyak 371 peserta didik baru yang akan ditempatkan dalam 11 rombongan belajar (rombel). Dilaksanakan pada 22 Juni hingga 8 Juli 2026.

“Kuota penerimaan tahun ini mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat melalui sistem dan petunjuk teknis SPMB. Total daya tampung kami sebanyak 371 siswa untuk 11 rombel,” kata Jon Wilson didampingi Wakil Kepala Sekolah Nurmalina.

Ia menjelaskan, penerimaan dilakukan melalui beberapa jalur. Pada Tahap I, jalur afirmasi dan mutasi mendapat alokasi kuota sebesar 35 persen. Selanjutnya, pada Tahap II jalur prestasi dialokasikan sebanyak 30 persen, sedangkan Tahap III melalui jalur domisili memperoleh kuota sebesar 35 persen.

Menurut Jon, seluruh proses seleksi dilakukan melalui sistem SPMB daring yang terintegrasi sehingga meminimalkan potensi intervensi pihak tertentu dalam penentuan hasil seleksi.

“Penetapan hasil seleksi didasarkan pada data dan kriteria yang telah ditetapkan dalam regulasi dan petunjuk teknis yang disediakan pemerintah. Sekolah hanya menjalankan proses sesuai mekanisme yang berlaku dan seluruh hasil dapat dipantau secara terbuka melalui sistem SPMB,” ujarnya.

Sebagai bentuk transparansi, sekolah juga mengumumkan hasil seleksi baik secara langsung di sekolah maupun melalui platform daring. Masyarakat dapat memantau perkembangan dan hasil seleksi melalui laman resmi SPMB Sumatera Barat, sementara data pribadi peserta tetap dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  1.020 Perangkat Nagari di Agam Bakal Demo Bupati, Layangkan 8 Tuntutan

Jon menegaskan pihak sekolah tidak memberikan perlakuan khusus kepada calon peserta didik tertentu. Seluruh pendaftar wajib mengikuti prosedur yang sama dan hasil akhir sepenuhnya ditentukan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan sistem.

“Setiap calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama. Tidak ada ruang bagi praktik siswa titipan karena seluruh tahapan dilakukan sesuai aturan dan hasil seleksi ditetapkan melalui sistem,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi berbagai bentuk penyimpangan administrasi, sekolah menerapkan proses verifikasi berlapis terhadap dokumen yang diunggah peserta. Verifikasi dilakukan baik melalui integrasi sistem dengan database kependudukan maupun pemeriksaan manual oleh petugas.

Salah satu syarat penting pada jalur domisili adalah Kartu Keluarga (KK) yang telah diterbitkan minimal satu tahun sebelum pendaftaran. Ketentuan ini diterapkan untuk mencegah praktik perpindahan alamat secara mendadak demi memperoleh keuntungan dalam seleksi.

Selain memeriksa keabsahan KK, petugas juga melakukan pencocokan data orang tua atau wali yang tercantum pada rapor dengan data dalam kartu keluarga.

“Jika ditemukan data yang tidak sesuai atau pelanggaran administrasi, maka akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan SPMB, termasuk kemungkinan pembatalan penerimaan apabila terbukti memenuhi unsur pelanggaran,” jelasnya.

Terkait persepsi masyarakat bahwa sekolah favorit hanya dapat diakses oleh kelompok tertentu, Jon menilai sistem SPMB saat ini justru dirancang untuk memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh calon peserta didik melalui berbagai jalur penerimaan yang tersedia.

Ia juga menegaskan bahwa siswa berprestasi tetap memiliki peluang besar untuk diterima melalui jalur prestasi yang dibuka pada 27 hingga 29 Juni 2026. Sementara peserta yang belum berhasil melalui jalur tersebut masih dapat mengikuti seleksi jalur domisili pada 3 hingga 5 Juli 2026.

Baca Juga  Kabar Duka dari Tanah Suci, Dua Jemaah Haji dari Embarkasi Padang Berpulang

Bagi siswa dari keluarga kurang mampu, pemerintah telah menyediakan jalur afirmasi yang dibuka pada 22 hingga 23 Juni 2026 guna memastikan akses pendidikan yang lebih luas dan merata.

Meski seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring, SMAN 4 Payakumbuh tetap menyediakan layanan informasi dan pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama proses pendaftaran berlangsung.

Jon menambahkan tingginya minat masyarakat untuk bersekolah di SMAN 4 Payakumbuh kemungkinan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari lokasi sekolah yang strategis, prestasi yang diraih, kualitas layanan pendidikan, hingga dukungan seluruh warga sekolah.

Namun demikian, ia menilai tingginya animo masyarakat terhadap sekolah tertentu tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator adanya kesenjangan kualitas antar sekolah negeri.

“Setiap sekolah memiliki keunggulan dan karakteristik masing-masing. Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan secara merata,” katanya.

Pelaksanaan SPMB sendiri diawasi secara berjenjang oleh panitia sekolah, Dinas Pendidikan, serta pihak-pihak yang memiliki kewenangan sesuai regulasi yang berlaku. Sekolah juga membuka ruang konsultasi dan pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan atau membutuhkan penjelasan terkait hasil seleksi.

Menutup keterangannya, Jon Wilson menegaskan komitmen sekolah untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB tahun ini.

“Komitmen kami adalah melaksanakan seluruh proses penerimaan peserta didik baru secara objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai aturan yang berlaku sehingga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan dapat terus terjaga,” pungkasnya. (*)